>Mekanisme Slap


>

1. Menggunakan kekuatan pergelangan tangan

biasanya mekanisme ini digunakan untuk slap2 yang butuh kecepatan tinggi ataupun teknik yang sulit seperti down up pluck,double pluck,dll sehingga tidak perlu menggunakan motion dan power tangan yang berlebih

2. Menggunakan kekuatan lengan tangan

kalo mekanisme ini untuk slap yang cenderung lebih perkusif seperti slap2 marcus miller ( pattern2 drum) sehingga mempunyai hentakan yang lebih terasa dan lebih bertenaga. Kalau Flea gabungan keduanya, kalau dia butuh slap bertenaga dia pake tenaga dari lengan, kalau mau yang lebih speed dia pake tenaga dari pergelangan tangannya..

Slap Scale:

latihan slap berikut ini bisa di jadikan pilihan apabila teman2 bassist semua ingin bermain nada2 yang biasa dimainkan dengan finger menjadi lebih variatif dengan slap..

contoh : C major scale

nada senar teknik
—————————————
C A DOWN
D A UP
E D PLUCK
F D DOWN
G D UP
A G PLUCK
B G DOWN
C G UP

contoh 2 : C minor scale ( Aeolian )

nada senar teknik
————————————-
C A DOWN
D A UP
Eb A PLUCK
F D DOWN
G D UP
Ab D PLUCK
Bb G DOWN
C G UP

nah, kedua latian ini bisa dijadikan basic untuk memainkan slap singing nantinya apabila masing2 jari telah memiliki tingkat independen seperti saat kita bermain finger..

Interval adalah awal dari bagaimana chord bisa terbentuk, harmoni bisa terbentuk. Tentu saja kita harus mempelajarinya agar dapat mengetahui bagaimana susunan dasar dari sebuah chord.
Knapa Harus belajar teori?

Teori adalah “tools” buat musisi.. dengan mempelajari teori kita dapat mengetahui alasan kita bermain seperti itu, bagaimana cara bermain seperti itu, bagaimana cara menghasilkan musik yang seperti itu.. tentu saja ide-ide kita jadi berkembang lebih luas dengan adanya teori..

Knapa harus belajar interval?

Interval adalah awal dari bagaimana chord bisa terbentuk, harmoni bisa terbentuk.. Tentu saja kita harus mempelajarinya agar dapat mengetahui bagaimana susunan dasar dari sebuah chord.. pada saat anda sudah mengetahuinya dengan lebih baik, ini akan sangat membantu saat anda “transcribe” (dalam bahasa populernya ngulik) sebuah lagu, karena dengan menguasai interval, anda sudah dapat mengetahui susunan melodi dan chord tersebut, bahkan tanpa menggunakan alat musik.

Interval (1)

Yang membangun melodi dan harmoni adalah interval, dapat dikatakan interval adalah jarak antara dua nada. Contoh berikut akan menggambarkan jarak interval dari Nada pertama (Root), Jarak yang terkecil (jarak setengah nada/half step) hingga ke oktaf/octave.

Contoh Interval Pada C Major Scale

C major Scale: C D E F G A B C
1 2 3 4 5 6 7 8

FIRST INTERVAL…………………Root/prime note/note awal
SECOND INTERVAL……………..Jarak dari C ke D
THIRD INTERVAL………………..Jarak dari C ke E
FOURTH INTERVAL…………….Jarak dari C ke F
FIFTH INTERVAL………………..Jarak dari C ke G
SIXTH INTERVAL………………..Jarak dari C ke A
SEVENTH INTERVAL…………..Jarak dari C ke B
EIGTH INTERVAL………………..Jarak dari C ke C yang lebih tinggi/octave

Interval-interval tersebut terdapat dalam C Major scale dan dinamakan Diatonic Interval. Ada dua macam interval dalam diatonic interval yaitu Major interval dan Perfect Interval

C ke C adalah Unison

C ke D adalah Major Second

C ke E adalah Major Third

C Ke F Adalah Perfect four

C Ke G adalah Perfect Fifth

C Ke A Adalah Major Sixth

C Ke B Adalah Major Seventh

Secara garis besar bunyi terbagi atas hi, middle, dan low frequency. Bunyi bass menempati posisi low frequency.

Sedangkan dari struktur musik, harmonisasi nada tersusun secara mendasar dalam bentukkan chord, yaitu, do-mi-sol atau nada 1-3-5. Nada satu diistilahkan sebagai nada akar. Dari sudut frequency bunyi, nada satu adalah low frequency, nada tiga adalah middle frequency, dan nada lima adalah hi frequency. Dengan demikian posisi bass-line terletak pada nada akar atau nada satu.

Ketentuan fungsi bass-line dalam mengkoordinasikan nada akar, menempatkan bass sebagai landasan bagi harmonisasi nada, seperti pengisian gitar, keyboard, maupun vocal (terutama di segi harmonisasi vokal atau pecah suara).

Bass sebagai low frequency cenderung dominan bila dibunyikan secara bersamaan dengan frequency bunyi lainnya. Oleh karena itu di dalam tatanan musik, sebaiknya bass meminimal pilihan nadanya. Supaya fungsinya efektif dalam mendukung frequency bunyi lainnya.

Tatanan musik secara garis besar terbagi atas beat, ritme, dan melodi. Minimalis dalam penggunaan nada adalah karakter dasar dari ritme. Dengan demikian fungsi bass di musik termasuk di dalam kategori ritme.

Di sisi lain, ritme juga merupakan kewajiban utama drum dari segi beat. Perbedaannya. Drum cenderung tidak bernada. Sedangkan bass memiliki nada, selain beat. Dengan demikian bass adalah satu2nya peran yang memiliki dwi-fungsi kewajiban, dan menjadi kunci dari penggabungan beat dan nada di musik.

Definisi musik adalah organisasi bunyi, waktu, dan tensi. Bunyi secara musikal termasuk di dalamnya beat dan nada. Waktu adalah penentuan kapan beat dan nada dibunyikan. Sedangkan tensi adalah suasana yang terwujud oleh interaksi bunyi dan waktu.

Konstruksi dasar musik adalah ritme. Sedangkan konstruksi dasar ritme adalah beat. Oleh karena itu, musik tidak hanya sebatas harmonisasi nada saja, akan tapi musik juga harus dilengkapi dengan harmonisasi beat.

Kesimpulan di atas menunjukan bahwa bass adalah landasan dari segala interaksi yang berlaku di musik. Masih lagi ditambahkan dengan kewajibannya sebagai drive di musik, menjadikan peran bass sebagai bentukkan tanggung-jawab yang tidak kalah besarnya dengan kewajiban seorang kapten terhadap armadanya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: